Jejak Perubahan dan Dinamika Kota Malang : Studi Literatur dalam Fotografi

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Andhika Putra Herwanto

Abstrak

Artikel ini mendokumentasikan peran fotografi dalam merekam dan menganalisis transformasi Kota Malang yang merayakan ulang tahunnya yang ke-110 pada tahun 2024. Melalui tinjauan literatur yang cermat, penelitian ini mengidentifikasi kontribusi fotografi dari berbagai genre dalam meningkatkan pemahaman kita terhadap perkembangan infrastruktur, dinamika sosial, dan perubahan budaya di Kota Malang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan fotografi tidak hanya sebagai alat dokumentasi tetapi juga sebagai medium analitik yang memberikan wawasan mendalam tentang perubahan kota dari perspektif sosial, ekonomi, dan budaya. Metode yang digunakan melibatkan analisis konten terhadap fotografi yang dikumpulkan dari berbagai sumber, termasuk arsip publik, pameran seni, dan koleksi pribadi. Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya fotografi dalam merekam sejarah perkembangan Kota Malang seiring waktu, serta memahami dampak perubahan tersebut terhadap masyarakat dan budaya lokal. Implikasi dari penelitian ini adalah meningkatkan apresiasi terhadap nilai dokumenter dan analitis fotografi dalam konteks studi perkotaan, serta mempromosikan penggunaan fotografi sebagai sarana refleksi dan pembelajaran bagi masyarakat kota.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Bagian
Articles
Referensi
[1] Machrus Alawi, Fatwa Ramdani, and Djoko Pramono, “Pengembangan Sistem Informasi Geografis Cagar Budaya di Malang Raya Berbasis Webgis, 3D, dan Gamifikasi,” Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, vol. 2, no. 4, 2028.
[2] A. F. Aini, “Analisis Analisis Dampak Urbanisasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kota Surabaya,” JOURNAL ECONOMICS AND STRATEGY, vol. 3, no. 2, pp. 60–67, Dec. 2022, doi: 10.36490/jes.v3i2.425.
[3] B. K. P. K. PUPR, “Pembangunan Infrastruktur Dorong Pertumbuhan Ekonomi,” Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. [Online]. Available: https://pu.go.id/berita/pembangunan-infrastruktur-dorong-pertumbuhan-ekonomi
[4] A. F. Aini, “Analisis Dampak Urbanisasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kota Surabaya,” JOURNAL ECONOMIC AND STRATEGY (JES), vol. 3, no. 2, pp. 60–67, 2022, doi: EISSN: 2745-6544.
[5] B. P. BRODJONEGORO, “Urbanisasi dan Transformasi Kota,” Kompas.id, 2023.
[6] A. P. Herwanto, “Perancangan Buku Etnofotografi Kesenian Bantengan,” Yogyakarta, 2012. [Online]. Available: https://opac.isi.ac.id/index.php?p=show_detail&id=26194#gsc.tab=0
[7] A. P. Herwanto, “Aesthetic Composition in Portrait Photography,” in Prosiding ICADECS, 2020, pp. 623–630.
[8] S. Tahalea, “Kritik Fotografi: Mendeskripsikan Sebuah Foto Dari Sisi Subjek, Bentuk, Media Dan Gaya,” Dimensi, vol. 16, no. 1, pp. 85–96, 2019.
[9] A. A. Wibowo, “FOTOGRAFI TAK LAGI SEKADAR ALAT DOKUMENTASI,” Imaji, vol. 9, no. 2, pp. 137–142, 2015, doi: https://doi.org/10.15294/imajinasi.v9i2.8847.
[10] S. Budi, “Peranan Foto Udara Dalam Perencanaan Kota,” in Forum Geografi, vol. 10, no. 6, 1992, pp. 46–54.
[11] M. R. S. Rudhyni, “Fotografi Udara Sebagai Sarana Penunjang Ikon Identitas Kota Surabaya,” Ikonik Jurnal Seni dan Desain, vol. 1, no. 1, pp. 43–60, 2019, doi: 10.51804/ijsd.v1i1.425.
[12] Pixel, “Aerial Photography: Sejarah, Jenis dan Manfaatnya,” Pixel. Accessed: Jan. 03, 2024. [Online]. Available: https://www.pixel.web.id/aerial-photography/
[13] H. Tjiang, Hari Belajar Drone Photography. Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2017.
[14] A. Ma’arif and A. Mulyadi, “Street Photography,” UPI. Accessed: Jan. 03, 2024. [Online]. Available: http://fotografi.upi.edu/home/6-keahlian-khusus/street-photography
[15] Eraspace, “Ketahui Apa Itu Street Photography dan Bagaimana Menggunakannya.”
[16] Snapshot, “5 Tips dalam Fotografi Jalanan untuk Menangkap Sisi Kehidupan yang Sopan.” Accessed: Jan. 03, 2024. [Online]. Available: https://snapshot.canon-asia.com/id/article/indo/5-tips-in-street-photography-to-capture-the-candid-side-of-life
[17] Y. W. Mulyaningrum, “Pencarian Identitas Remaja Dalam Fotografi Dokumenter,” Institut Seni Indonesia, 2015. [Online]. Available: http://digilib.isi.ac.id/508/1/jurnal yuntri.pdf
[18] S. N. Putri and A. Gumilar, “Dokumentasi,” UPI. Accessed: Jan. 03, 2024. [Online]. Available: http://fotografi.upi.edu/home/6-keahlian-khusus/2-dokumentasi
[19] Saintd, “Pengertian Documentary Photography dan Contohnya,” saintd. Accessed: Jan. 03, 2024. [Online]. Available: https://www.saintd.co/2019/01/pengertian-documentary-photography.html?m=1
[20] A. P. Herwanto and A. A. Sutrisno, “Continous Light Dan Artificial Light Pada Karya Portrait Fotografi Bantengan,” Journal of Art, Design, Art Education And Culture Studies (JADECS), vol. 4, no. 1, pp. 32–38, 2019, doi: http://dx.doi.org/10.17977/um037v4i12019p32-38.
[21] M. Wibawa, S. Sunarmi, and S. Soewarlan, “Transformasi Digital Sebagai Strategi Kenusantaraan Warisan Budaya: Studi AI Pada Kereta Kencana Paksi Naga Liman,” MAVIS : Jurnal Desain Komunikasi Visual, vol. 6, no. 01, pp. 1–11, 2024, doi: 10.32664/mavis.v6i01.1187.
[22] A. Singh, “Andy Warhol and The Politics of Pop Art.” [Online]. Available: https://www.1st-art-gallery.com/article/andy-warhol-politics-pop-art/
[23] artweblist, “Andy Warhol and the Reinvention of Art,” artweblist. Accessed: Jan. 03, 2024. [Online]. Available: https://artweblist.com/andy-warhol-and-the-reinvention-of-art/
[24] P. Sarkar, “5 ways Andy Warhol changed art forever.” [Online]. Available: https://www.thedailystar.net/life-living/news/5-ways-andy-warhol-changed-art-forever-3254591
[25] P. D. B. Menyan, “Teknologi Digital untuk Pelestarian Budaya: Menciptakan Warisan Online,” Pemerintah Desa Batu Menyan. [Online]. Available: https://www.batumenyan.desa.id/teknologi-digital-untuk-pelestarian-budaya-menciptakan-warisan-online/
[26] M. Alawi, R. Fatwa, and D. Pramono, “Pengembangan Sistem Informasi Geografis Cagar Budaya di Malang Raya Berbasis Webgis, 3D, dan Gamifikasi,” Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 2, no. 4, pp. 1464–1474, 2018, doi: e-ISSN: 2548-964X.